• 2
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

DatDut.Com – Sikap antipati Habib Rizieq terhadap K.H. Said Aqil Siradj diperkirakan memanas pada tahun 2012-an.

Seperti dikutip dari Kabarnet.in, Said Aqil pernah menyatakan bahwa yang perlu dilakukan umat Islam itu membela Tanah Air, bukan membela Islam sebagaimana yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI).

Pernyataan tersebut dipahami secara tekstual oleh FPI, dan mereka tidak terima di-judge demikian. Dari sinilah, sikap antipati sang Imam FPI terhadap Said Aqil terus berlangsung.

Banyak sekali sikap antipati Habib Rizieq terhadap Kiai Said Aqil Siradj. Paling tidak, ini 5 di antara sikap antipati Habib Rizieq, sebagaimana disarikan dari fanpage resmi Habib Rizieq:

1. Raja Syirik dan Raja Liberal

Akhir-akhir ini, media menyuguhkan perseteruan antara Habib Rizieq dan Bupati Purwakarta, Dedy Mulyadi. Pentolan Front Pembela Islam (FPI) ini, menyebut-nyebut Dedy sebagai “Sang Raja Syirik”.

Sehingga, tokoh yang datang menemui Dedy pun menjadi bulan-bulanan Habib Rizieq, di antaranya Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siradj. Keduanya disebut sebagai “Raja Syirik dan Raja Liberal”.

Selain itu, hubungan baik antara Bupati Purwakarta dengan Ketua Umum PBNU disamakan dengan Firaun yang dibela Menteri Zalim Haman dan para tukang sihirnya.

“Kini, para pejuang Islam dibela para habaib dan kiai salih, sedang Ahmadiyah dan PKI serta aneka Aliran Sesat lainnya dibela para Pecundang Liberal,” ucapnya sinis.

2. Kampanye Anus (Aliran Nusantara)

FPI sengaja memplesetkan Anus untuk para pendukung gagasan Islam Nusantara. Anus yang dimaksud mungkin hendak disamakan dengan anus anggota tubuh manusia, tempat keluarnya kotoran.

Baca juga:  K.H. Makhtum Hannan Cirebon Wafat, Ini 5 Teladan yang Patut Dicontoh dari Ulama Kharismatik Ini

Habib Rizieq sangat menentang sekali terkait ide Islam Nusantara. Menurutnya, Islam Nusantara itu kamuflase aliran Liberal yang ingin menghapus syariat Islam.

“Said Aqil Siradj telah sukses menjadikan ISLAM NUSANTARA sebagai tema Munas NU ke-33 pada tanggal 1 sampai 5 Agustus 2015. Said Aqil Siradj inilah orangnya yang bernafsu kampanye ALIRAN NUSANTARA yang disingkat ANUS dengan menghalalkan segala cara,” seperti dilansir dalam fanpage resmi Habib Rizieq.

3. Tuduh Hilangkan Jenggot Syekh Hasyim Asyari

Kiai Said Aqil Siradj sebelumnya pernah menyatakan bahwa orang yang jenggotnya panjang itu tidak cerdas.

Namun beliau juga menyatakan rasa hormat terhadap orang-orang yang berjenggot yang pemahamannya cerdas. Pernyataan ini menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.

Dengan mengutip Suara-islam.com, Habib Rizieq menyatakan bahwa Said Aqil-lah yang melakukan pemotongan jenggot lukisan Syekh Hasyim Asyari di acara Kirab Hari Santri Nasional. Konon, menurut saksi sejarah, Kiai Hasyim memang tidak berjenggot. Entah mana yang benar dalam hal ini.

4. Bangsa Arab Paling Biadab di Masa Nabi

Habib Rizieq sangat mencurigai Kiai Said Aqil Siradj. Menurut Imam Besar FPI itu, Said Aqil orang yang menentang budaya Arab sebagai tameng penolakan terhadap syariat. Saking antipatinya, Habib Rizieq merilis pernyataannya di fanpage terkait ceramah Said Aqil Siradj di Palu.

Baca juga:  Masih Menuduh Quraish Shihab Syiah? Bertobatlah!

“Dalam acara Haul Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri Pendiri Al-Khoirot di Palu – Sulteng, juga ceramahnya di berbagai kesempatan lain, Said Aqil menyatakan bahwa sebab utama Rasulullah Saw. diutus di tengah bangsa Arab adalah karena bangsa Arab bangsa yang paling biadab, dan Nabi berasal dari Suku Quraisy karena Quraisy paling biadabnya bangsa Arab,” begitu rilis Habib Rizieq.

5. Islam Arab Radikal

Hingga berita ini dirilis, bangsa Arab hingga kini tidak ada henti-hentinya berperang satu sama lain. Padahal, negara-negara Arab Teluk itu mayoritas pemeluk agama Islam.

Wajar saja, jika Said Aqil Siradj menyatakan bahwa bahwa Islam Nusantara bukan Islam Arab, menurutnya Islam Nusantara adalah Islam yang santun dan lembut, sedangkan Islam Arab adalah Islam yang keras dan radikal.

Nah, pernyataan-pernyataan tersebut dipahami Habib Rizieq sebagai perlawanan terhadap syariat Islam yang diturunkan pada Nabi Muhammad Saw. yang merupakan orang Arab.

Komentar

Redaksi

Redaksi

Mengabarkan dan menghadirkan berbagai hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik dan netizen dengan pendekatan jurnalisme warga dan sudut pandang yang khas nan unik.
Redaksi
  •  
    2
    Shares
  • 2
  •  
  •  

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.