Hibur Pikiran Anda dengan 5 Guyonan Anak Bahasa yang Paling Kocak Ini

  •  
  •  
  •  
  •  

Dibaca: 3101

Waktu Baca3 Menit, 52 Detik

DatDut.Com – Salah satu sifat bahasa itu adalah arbiter, alias semau gue, sembarangan atau kumaha kuring wae, kata orang Sundanya. Lebih jelasnya arbiter berarti sewenang-wenang, tidak ada hubungan wajib antara lambang bahasa dengan konsep atau pengertian yang dimaksud oleh lambang tersebut, yang penting bahasa yang kita gunakan unik, bermakna, bisa tertawa lalu Petcaah!

Bahasa memang merupakan salah satu alat manusia untuk saling menghibur sesamanya. Sifat bahasa yang arbiter ini mengingatkan saya pada masa-masa terindah dalam hidup yaitu masa putih abu-abu, the sweetest moment in the life. Atau ketika menimba ilmu di universitas, menikmati waktu bersama, sambil berdiskusi, bercanda dengan teman-teman saat menanti dosen favorit, atau menunggu dengan tegang sang dosen strict nan killer.

Berikut ini di antara candaan dan guyonan anak bahasa yang menurut saya paling menghibur dan yang 5 ini paling bikin perut mules. Cekidot, temans!

1. Peribahasa Bahasa Arab Banten Saat Tersedak Nasi     

Anda orang Banten? Pernah dengan peribahasa khas Banten yang di-arab-arabin ini ga? Man kabahala bi kaizin fa’unima bi’airin, faman lam yahda’ faduriba ‘unuquhu, faman lam yahda fathufiqo sodrohu, fahadaa. Yang ini sebenarnya bahasa Arab KW3, Bahasa Arab asal bunyi yang digabung secara sembarangan dengan bahasa Sunda yang sedikit kasar yang biasa digunakan oleh para jawara Banten. Tapi saya anggap ini peribahasa khas Banten.

Penasaran dengan artinya? Terus baca ke bawah, ya. Saya selalu tertawa mendengar pribahasa Arab Banten ini, meskipun sudah mendengarnya berkali-kali.

  • Man kabahala  bi kaizin: barang siapa yang kabeuheulan ku kejo (tersedak oleh nasi)
  • fa’unima bi ‘airin: maka inuman (beri minum) ku (sama) air
  • faman lam yahda’: maka barang siapa yang belum hade (sembuh, dari tersedaknya)
  • fa duriba ‘unuquhu: maka (harus) dipukul lehernya
  • faman lam yahda’: maka barang siapa yang belum sembuh (juga)
  • fathufiqo shadruhu: maka ditepuk-tepuklah dadanya
  • fahadaa: maka ia pasti hade (sembuh)
Baca juga:  Ini Sejarah Singkat 5 Merek Produk Legendaris di Indonesia

2. Pribahasa Anak Gaul dengan Kata “No”    

Anak-anak bahasa gaul yang sudah “prustasi” biasanya mencari ide untuk menyegarkan pikiran-pikiran mereka dengan keahlian bahasa mereka. Walaupun sebenarnya terkadang tidak jarang yang membuat bahasa orang lain itu hancur berkeping-keping, hehe. Saya biasa dengar beberapa kata “No” dalam bahasa Inggris yang dijadikan joke oleh anak-anak bahasa. Mau tahu? Baca terus, ya.

  • No woman, no cry: Kalau gak punya cewek, ga usah sedih, deh. Nah, ini masih bahasa Inggris asli semua. Tapi kalau udah baca yang di bawah ini, jangan anggep bahasa Inggris semua, ya.
  • No money, nodong.
  • No girlfriend, nongkrong.
  • No pony, nong-nong (bukan poni anak kuda), akan tetapi nong-nong sejenis dahi yang lebar menonjol, bukan pula jenis dahi perbakin, persatuan batok kinclong milik para profesor, hehe.
  • No ritsleting, nongol. Tahu kan ritsleting? Itu loh yang biasanya ada di celana, dan sejenisnya, yang kalau kita sekolah SD dulu suka menemukan candaan, awas itu ritsletingnya kebuka, nanti ….-nya. terbang, ooopst! Hehe.

3. Why dan Not

“Mau ngerjain tugas bareng, Why nut?! (kenapa kacang?!).” Kami saat itu lebih senang menterjemahkan seperti tadi. Karena terasa amusing (lucu) sekali dan bikin ketawa berderai-derai. Sebagaimana kita tahu, aksen American itu mengucapkan why not seolah-olah why nut. Aslinya seperti di ucapkan English people, why not, dengan O kental.

4. Makanan dan I’rab dalam Bahasa Arab

Mungkin ada yang belum tahu dengan istilah i’rab. Kata i’rab dalam bahasa Arab sebenarnya sudah diserap ke bahasa Indonesia menjadi ikrab. Gampangnya, ikrab itu perubahan harakat di setiap akhir kata bahasa Arab, perubahan bunyi an, in, un. Ikrab itu ada empat, rafa’, nashab, jar, dan jazm.

Nah, kalau ada yang tanya “Apa menu di dapur untuk makan siang ini?”, kemudian dikaitkan dengan ikrab, “Kalau dalam keadaan ikrab nashab, maka dijawab dengan kita makan siang dengan taha. Kalau dalam keadaan rafa’, kita makan siang dengan tahu. Kalau dalam  keadaan jar, kita makan siang dengan t*hi”. Inilah yang disebut orang ngomong jorok. O, iya. Kalau jazm tidak ada kan untuk kata benda mah?

Baca juga:  Ini 5 Alasan Kamu Harus Berhenti Merokok

5. Fly dan Ristleting

Karena Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa yang kaya makna, yang oleh para English hater sebagai bahasa yang memusingkan, extremely confusing, akan tetapi oleh English lovers bahasa Inggris ini menjadi bahasa yang sangat menarik dan menantang, so interesting and challenging! Di antara ribuan kata yang memiliki banyak makna, maka satu kata ini  memiliki setidaknya empat makna seperti di bawah ini:

  • Fly : mabuk (bahasa Inggris slank)
    Fly : Lalat
    Fly : terbang
    Fly : ritsleting (zipper)

Maka oleh anak bahasa kata fly ini bisa dituangkan dalam satu kalimat, “Hi buddy, watch out! Don’t fly because the flies fly straight down into your open fly..!” “Hai teman, awas jangan mabuk, sebab lalat-lalat (sedang) terbang, lurus menukik menuju ritsletingmu yang terbuka!” Hehe.


Foto-Penulis-576x1024Kontributor
: Neena Albanjary | Penikmat musik dangdut dan padang pasir

FB: Neneng Mu’minah

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Neena Albanjary