• 35
  •  
  •  
  •  
    35
    Shares

DatDut.Com – Maraknya pelecehan dan kekerasan seksual yang kini terjadi bukanlah hal tanpa sebab. Mudahnya akses internet dan akses konten pornografi, berbagai eksploitasi keseksian wanita, masih maraknya peredaran minuman keras, merupakan sebagian dari berbagai hal yang dianggap sebagai pemicu terjadinya pelecehan.

Eksploitasi berlebihan tubuh dan lagak wanita terkadang didukung dengan kalimat pembenaran dari kecaman berupa “dasar pikirannya saja yang kotor”. Kalimat ini menjadi senjata ampuh untuk balik menyerang pihak yang kritis.

Padahal bisa jadi mereka para pembuat dan penyebar iklan itu malah lebih jorok pikirannya. Sama seperti penikmat rokok yang mem-bully orang non-perokok dengan perkataan, “Cowok kok gak ngrokok, banci lu.” Para pegiat eksploitasi dengan berbagai dalih pada dasarnya adalah penikmat pertama atas hal yang mereka umbar dari sosok perempuan.

Wanita telah menjadi komoditas utama media. Eksplorasi sisi sensual dan keseksian kaum perempuan sudah tergolong sebagai eksploitasi seksual, bahkan cenderung melecehkan. Para perempuan sendiri bisa malu melihat iklan, tayangan yang demikian mengumbar kehormatan mereka. Tulisan kali ini ingin memaparkan beberapa bidang yang sering menjadi ajang eksploitasi seksual atas perempuan. Berikut 5 ulasannya.

[nextpage title=”1. Iklan”]

1. Iklan

Perempuan semakin sering menjadi bintang dalam berbagai iklan. Memang sebagian besar masih ada kaitan dengan produk yang diiklankan. Namun sayang, banyak di antara iklan-iklan itu yang memancing pikiran kotor dan mengumbar keseksian kaum wanita.

Sebut saja iklan perfume Axe yang selalu menegaskan label sebagai parfum untuk membuat wanita klepek-klepek. Iklannya yang paling sensual adalah ketika menghadirkan Luna Maya, Uli Aulina, Marissa dan Chantal Della Concetta dalam tampilan seksi. Belum lagi iklan minuman susu soda Segar Sari yang dibintangi Jupe, dan masih banyak lagi iklan-iklan yang memang memaksa orang untuk berpikir “kesana”.

Baca juga:  Mana yang Paling Berpeluang Dilecehkan, Wanita Berhijab atau yang Berpakaian Terbuka?

Sejenis dengan iklan, pemasaran dengan menggunakan jasa SPG pada dasarnya adalah bentuk lain eksploitasi wanita. Apa hubungan antara wanita cantik dan mobil atau sepeda motor? Tentu jawaban yang ada muncul dari sisi pikiran “ke sana”.

[nextpage title=”2. Majalah”]

2. Majalah

Perempuan menjadi bahan terampuh untuk menghiasi sampul majalah. Beberapa majalah dewasa, majalah mistis, dan majalah fashion sering memampang habis segala pose sensual wanita. Majalah sport juga termasuk media yang sering memajang foto perempuan-perempuan cantik. Ini selaras dengan apa yang ditampilkan dalam dunia sport sendiri di mana perempuan-perempuan cantik selalu menjadi pemanis pemandangan.

Khusus majalah berbau mistis, entah dari mana hubungannya, sering memajang dan memperlihatkan foto-foto wanita seksi. Iklan-iklannya pun sering menjurus hal berbau seks dan dilengkapi ilustrasi yang mengeksploitasi sensualitas perempuan.

[nextpage title=”3. Desain Pakaian dan Mode”]

3. Desain Pakaian dan Mode

Sekian banyak desain dan racangan pakaian wanita yang menyuguhkan sisi sensual. Kalau zaman dahulu kita kenal istilah You Can See yang artinya Anda bisa lihat, pakaian itu masih mengumbar bagian ketiak saja. Namun semakin ke sini, fenomena pakaian you can see kian menjurus lebih parah. Bukan hanya ketiak saja yang dipamerkan, namun semakin ke bagian dada. Perlahan namun pasti, para oknum perancang busana wanita menampilkan ketelanjangan dalam bungkus-bungkus minim dengan berkedok seni dan kreasi.

Model pakaian yang coba dilempar ke khalayak oleh beberapa pihak juga sangat melecehkan. Bukan hanya kaum perempuan namun juga agama Islam. Fenomena “jilboob”, berjilbab namun seksi, merupakan ide kreatif untuk menyuguhkan keseksian wanita dalam balutan Islam. Model pakaian ala jilboob secara nyata adalah pelecehan terhadap pakaian jilbab dan hijab.

[nextpage title=”4. Artikel Nakal”]

Baca juga:  Wanita yang Sedang Menstruasi Boleh Melakukan 5 Ibadah Ini

4. Artikel Nakal

Banyak artikel dan berita di media yang mengeksploitasi perempuan untuk menarik minat pembaca. Judul yang berlebihan diharapkan menarik mata pembaca. Sering kita temukan kata-kata sensual dalam artikel ataupun dalam judul berita. Kata seksi, perawan, montok dan sebagainya merupakan kata kunci yang menarik minat pembaca meskipun itu dalam berita kriminal.

[nextpage title=”5. Program TV”]

5. Program TV

Film, acara talkshow, berita dan program malam di TV sering dibumbui dengan hal-hal sensual. Lagi-lagi wanitalah yang jadi umpan. Beberapa pembawa acara dalam program TV sering berpakaian seksi dan menggunakan nada bicara yang dibuat-buat. Ada juga acara yang dihiasi hal-hal tak senonoh.

Sebagai contoh, acara Halo Selebriti milik SCTV pada tahun 2015 pernah mendapat teguran dari KPI karena dalam salah satu tayangannya menayangkan alat kelamin, seperti dilansir merdeka.com. TransTV juga pernah mendapat teguran dari KPI gara-gara menayangkan goyang dribble-nya Duo Srigala dalam program Late Night Show.

Semakin merebaknya berbagai modus eksploitasi sensualitas perempun dengan berbagai cara dan variasi pada hakikatnya adalah pelecehan terbuka. Sayangnya, banyak kaum wanita sendiri yang menikmati keadaan ini. Mereka bukan lagi dieksploitasi, namun tereksploitasi bahkan mengeksploitasi diri untuk mendapat keuntungan dan hasil berlimpah.

Komentar

Nasrudin

Nasrudin

Alumni Pesantren Darussalam Blokagung & Program Pasca Tahfidz VIII Pesantren Bayt Al-Qur'an Pusat Studi Al-Qur'an Jakarta. Menyukai bakso dan martabak. Penggemar kajian kitab klasik dan kehidupan santri. Saat ini tinggal di Lampung.
Nasrudin
  •  
    35
    Shares
  • 35
  •  
  •  

1 komentar pada “Miris! Eksploitasi Seksual terhadap Wanita Banyak Terjadi dalam 5 Hal Ini

Kolom komentar ditutup.