Ini 5 Cara Tuhan Mengabulkan Doa Kita

  • 23
  •  
  •  
  •  
    23
    Shares

Datdut.Com – Salah satu hal yang sangat dianjurkan agama adalah berdoa. Berdoa adalah meminta kepada Tuhan. Dengan berdoa, berarti kita meyakini bahwa Tuhanlah tempat meminta; Tuhan Mahakaya dan memiliki segalanya.

Namun, kita tak boleh berputus asa atau berprasangka buruk tatkala doa kita belum dikabulkan-Nya. Harus kita yakini bahwa doa kita pasti akan dikabulkan. Masalah waktunya kapan dan bagaimana caranya dikabulkan, itu terserah Tuhan.

Ini ada 5 (lima) waktu atau cara Tuhan mengabulkan doa kita.

1. Terkabul saat ini juga

Orang yang doanya langsung terkabul-biasanya-adalah orang yang sangat membutuhkan atau terdesak. Orang yang biasanya cepat terkabul doanya biasanya adalah mereka yang sudah dekat dengan Allah, atau yang sudah menjadi kekasih Allah.

2. Dikabulkan sih, tapi nanti

Tuhan mempunyai pertimbangan sendiri mengapa Dia tak mengabulkan doa di waktu-waktu yang kita inginkan. Untuk urusan ini, hanya Tuhan yang tahu. Semisal ketika kita ingin menjadi kaya raya di waktu muda, dan ternyata Tuhan tak mengabulkan.

Baca juga:  Selain Najis, Islam Mengharamkan Daging Babi karena Ada Penyakit dan Cacing Ini

Mungkin menurut-Nya, jika kita kaya di waktu muda, bisa jadi menjadi sombong. Akhirnya, kita dikayakan setelah kita tua.

3. Anak cucu kita yang menikmati hasil doa kita

Lagi-lagi ini urusan pribadi Tuhan. Kita tak mempunyai wewenang untuk intervensi. Kadang, terkabulnya doa kita bukanlah kita yang menikmati, melainkan anak cucu kita kelak. Tapi yang jelas, doa kita tetap terkabulkan.

4. Berupa pahala di akhirat

Jangan bersedih tatkala doa kita tak terkabul di dunia. Ini karena Tuhan Mahabijak kapan harus mengabulkan doa kita. Dan bisa jadi, doa kita  diganti dengan pahala di akhirat kelak.

5. Kadang dengan bentuk lain

Ketika kita mendapat nikmat yang tak terduga-duga, bisa jadi itu adalah perwujudan dari terkabulnya doa kita beberapa waktu sebelumnya. Namun dengan wujud yang lain. Semisal, kita berdoa meminta ingin memiliki harta yang melimpah.

Baca juga:  Tindakan Sahabat dan Tabiin Berikut Jadi Landasan yang Kuat Adanya Bidah Hasanah
M. Nurul Huda

M. Nurul Huda

Mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an (PTIQ) Jakarta dan alumni Pesantren Pasca Tahfihz Bayt al-Qur'an Pusat Studi al-Qur'an Jakarta. Penikmat dadar jagung.
M. Nurul Huda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *