Hadeuh! Ini 5 Dalil Syiah Membolehkan Nikah Mutah

  • 17
  •  
  •  
  •  
    17
    Shares

Datdut.Com – Kelompok Syiah di Indonesia semakin menunjukkan taringnya dalam merespon balik kritikan-kritikan yang ditunjukkan kepada mereka. Salah satu anggota MUI daerah menerbitkan buku Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia pada 2013 yang bukan hanya mengkritik Syiah, tapi juga menyesatkannya.

Tim Ahlulbait Indonesia (ABI) menerbitkan buku Syiah Menurut Syiah untuk mengklarifikasi beberapa tuduhan miring terhadap Syiah. Nikah mutah (atau biasa dibaca mut’ah) termasuk salah satu tema yang dibahas dalam buku itu.

Kalian tau enggak, apa itu nikah mut’ah? Nikah kontrak, mas dan mbak. Jadi, laki-laki menikahi seorang wanita hanya dalam waktu terbatas, mungkin sebulan, dua bulan, tiga bulan, dan seterusnya. Abis itu, udah deh bukan suami istri lagi. Mbak mau nikah kayak gitu?

Saya pribadi kalo jadi wanita enggak mau dinikah mut’ah, karena salah satu tujuan dari nikah itu kan bukan sekedar berhubungan seks dengan istri dan memiliki keturunan saja, bukan? Tetapi, membangun rumah tangga yang langgeng, damai, dan tentram.

Baca juga:  Jangan Olok-olok Orang yang Bilang "Kata Kiai" atau "Kata Habib"

Kalo nikah kontrak kan enggak begitu! Walaupun demikian, mereka punya 5 dalil yang membolehkan nikah mut’ah. Saya kutipin dari buku Syiah Menurut Syiah, ya.

1. Dalil Alquran

Ayat Alquran yang dijadikan landasan oleh Syiah di antaranya adalah surat Al-Nisâ’ [4]: 24). Mereka mengutip Al-Khazin dalam menjelaskan ayat tersebut.

Redaksi

Redaksi

Mengabarkan dan menghadirkan berbagai hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik dan netizen dengan pendekatan jurnalisme warga dan sudut pandang yang khas nan unik.
Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *