Berisikonya Mengkritik Orang Terkenal

  • 9
  •  
  •  
  •  
    9
    Shares

DatDut.Com – Mengkritik orang yang sedang terkenal dan mempunyai banyak penggemar, itu memang berisiko. Meskipun kritik kita berdasar sekalipun, para penggemarnya tidak akan terima.

Padahal bila tidak ada yang mengingatkan kesalahannya, risikonya apa yang salah itu dianggap sebagai kebenaran. Dan, fatalnya lagi apa yang dilakukan orang terkenal, pasti diikuti penggemarnya.

Meskipun typo atau salah ucap sekalipun, sesuatu yang salah tetap salah dan harus diperbaiki. Jangan gara-gara terkenal, lalu tak boleh dikritik. Ini yang kadang membuat orang-orang terkenal jadi tinggi hati, karena salah sekalipun pasti ada pembelanya.

Saya kadang dikritik juga untuk tidak menyampaikan kritik saya di ruang terbuka seperti di medaos. Lho kan kesalahannya di ruang terbuka, koreksinya pun mestinya di ruang terbuka. Kalau telat dikoreksi, risikonya cepat tersebar, dianggap sebagai kebenaran, lalu terjadilah salah kaprah.

Baca juga:  Ketika Masyarakat Latah Mengidolakan Ustaz

Apalagi konteksnya si orang terkenal ini mengoreksi pendapat orang lain, padahal dia sendiri melakukan kesalahan yang secara keilmuan tak bisa dibantah. Maka harus ada yang mengingatkan atau mengoreksinya, asal tetap memperhatikan adab.

Saya kadang iseng mengecek orang-orang yang keberatan dengan kritik saya pada orang terkenal. Ternyata saya temukan, kalau bukan penggemar, ya sealmamater, separtai, semanhaj, setempat kerja, seideologi, atau sama capres pilihannya. Nah, yang begini biasanya bikin tidak sehat ilmu.

Komentar

Moch. Syarif Hidayatullah

Moch. Syarif Hidayatullah

Pendiri DatDut.Com. Pegiat dunia literasi dan penerjemahan. Pengkaji hadis, linguistik, naskah klasik, dan wacana media.
Moch. Syarif Hidayatullah
  •  
    9
    Shares
  • 9
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *