Berhentilah Cocokologi terhadap Al-Qur’an

  • 7
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares

Dibaca: 118

Waktu Baca1 Menit, 26 Detik

DatDut.Com – Siapa pun yang menulis soal kata قرن (qarna) di Al-Qur’an yang dipaksakan dikaitkan dengan corona, bertobatlah! Hentikan penyebarannya dan meminta maaflah pada umat sebelum Anda menyesalinya di akhirat nanti.

Ancamannya berat. Dalam satu hadis, orang yang dengan sengaja menjelaskan ayat Al-Qur’an tanpa ilmu, maka dia sedang memesan satu kapling di neraka. Cocokologi masuk dalam kategori ini.

Kalau kemudian postingan itu, banyak yang share, itu maknanya tugas berat sedang menanti para ulama, ustaz, dan dai.

Umat kita masih gemar yang begitu-begitu. Literasi umat kita masih rendah. Ini yang perlu menjadi PR bersama.

Dan, bagi teman-teman yang terlanjur posting itu, tolong hapus postingan itu. Itu merendahkan derajat Al-Qur’an.

Kalau kita diam saja apalagi ikut menyebarkannya, maka itu artinya kita ikut serta dalam kebohongan dan kedustaan dengan mencatut ayat Al-Qur’an, sekaligus akan mencetak lebih banyak lagi generasi cocokologi.

Baca juga:  Yang Masih Ngeributin Tarawih 11 dan 23 Rakaat, Mungkin Butuh Refreshing

Kasus yang kurang lebih sejenis, Corona diartikan ‘bersambung’ terus disuruh diganti nama dengan “Qif” yg artinya ‘berhentilah’.

Itu yang menyuruh begitu sama levelnya dengan yang nyuruh makan telur rebus atau minum detol agar terbebas dari virus ini.

Yang mau disuruh-suruh begitu, sama dengan yang makan telur rebus tengah malam atau minum Dettol.

Fyi, tak ada satu pun orang Arab yang menulis Corona dengan ق. Apalagi ditulis Arabnya dengan قرن. Suruh yang nyuruh-nyuruh begitu untuk baca berita-berita berbahasa Arab dari situs-situs resmi Arab. Semua situs Arab menulis dengan ك. Tulisannya juga كورونا.

Terus, mengganti nama virus itu bukan urusan dia. Orang akan ketawa. Ini juga bisa membingungkan orang. Padahal yang dibicarakan terkait Corona, tapi pakai nama lain. Orang bisa bingung juga.

Baca juga:  Hebat Mana Orang yang Dilabeli "Ustaz" dengan "K.H."?

Sudahlah. Urusi saja sesuai wewenang sendiri. Menambah ilmu, wawasan, dan informasi juga penting. Agar tidak sesat dan menyesatkan.


0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Moch. Syarif Hidayatullah
  • 7
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *