Belajar Terima Kasih pada Kebaikan Orang Lain dari 5 Meme Ini

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Membalas kebaikan orang yang pernah berjasa pada kita merupakan anjuran agama.

Jika seseorang terbiasa tidak berterima kasih pada hal-hal kecil yang dilakukan orang lain untuk dirinya, tentu sangat sulit berterima kasih atas hal-hal besar yang pernah orang lain lakukan untuk dirinya.

Bukankah Nabi Saw. pernah bersabda, “Orang yang tidak pernah menghargai jasa orang lain itu sulit menjadi orang yang pandai bersyukur pada Allah” (HR Turmudzi).

Kebiasaan orang yang tidak pernah berterima kasih pada orang lain yang berjasa atau pernah memberi sesuatu padanya itu bisa dipastikan tipe karakter orang yang sulit berterimakasih pada Allah.

Sama manusia yang terlihat saja dia enggan berterima kasih apalagi pada Allah yang secara kasat mata tidak terlihat? Berterima kasih bisa dilakukan dengan banyak cara.

Minimal mengucapkan kata terima kasih pada orang yang telah berjasa pada Anda. Berikut 5 meme yang mengajarkan bagaimana cara kita berterima kasih pada orang lain yang dikutip dari Facebook ustaz Yusuf Mansur:

1. Membantu Istri

Istri Memasak

Rasulullah Saw. merupakan sosok manusia penyayang dan perhatian pada para istrinya. Beliau tidak sungkan mengerjakan pekerjaan rumah untuk sekedar membantu istrinya (Baca: 5 Ekspresi Cinta Nabi pada Para Istrinya).

Jika istri kita adalah ibu rumah tangga dan tidak memiliki asisten di rumah, tentu banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dikerjakannya, mengurus anak, mengepel, mencuci, menyetrika pakaian, menyapu halaman rumah, dan lain sebagainya.

Jadi tidak ada salahnya bila kita ringan tangan membantunya usai pulang dari kantor, walaupun keadaan kita juga sedang lelah.

Jika kita dapat melakukan hal seperti itu tentu istri sangat senang sekali. Istri tidak melihat besar atau kecil apa yang kita kerjakan untuk membantunya.

Mereka hanya butuh perhatian kita. Nah, membantu sedikit pekerjaan rumah itu bagian dari rasa perhatian kita padanya.

Baca juga:  Ini Tip Bedakan Trayek Angkutan Umum bagi Low Vision

2. Jangan Lama Mengembalikan Pinjaman

Mengembalikan Hutang

Rezeki yang Allah berikan pada hamba-Nya itu variatif. Rezeki sehat, anak saleh, istri salehah, dan termasuk rezeki dihutangi oleh teman atau kerabat. Namun terkadang kita tidak menyadari hal itu semua.

Coba bayangkan, saat kita sedang butuh uang untuk kepentingan yang sangat urgen, dan pada saat itu kita tidak memiliki uang yang dibutuhkan tersebut.

Tiba-tiba ada seorang teman atau kerabat yang berbaik hati meminjamkan uang sejumlah yang kita butuhkan. Bukankah itu juga bagian dari rezeki Tuhan?

Nah, berterima kasihlah pada teman atau kerabat Anda itu. Paling tidak, dengan Anda membayar hutang padanya tepat pada waktu yang Anda janjikan itu sudah termasuk ekspresi terima kasih Anda padanya.

Bila ada uang lebih, tambahkanlah uang ala kadarnya dari uang yang Anda pinjam. Itu bukan riba, tapi tanda terima kasih.

3. Traktir Makan Sebagai Balas Budi

Traktir Makan

Jika Anda pelit dan perhitungan pada orang yang telah berjasa pada Anda, saya yakin Allah juga akan pelit memberikan Anda rezeki yang berlimpah dan berkah.

Jika Anda meminta bantuan teman untuk mengerjakan keperluan pribadi Anda, teraktirlah dia, ajak dia nongkrong di kafe atau rumah makan yang layak untuk mengekspersikan terima kasih atas pertolongannya.

Jika dia menolak karena tidak enak pada Anda sebagai teman dekat, mungkin Anda bisa mengamplopinya dengan uang sesuai bantuannya.

Bilang saja, uang itu untuk jajan anaknya, atau sekedar buat beli bensin. Ingat hadis Nabi di atas.

4. Rapihkan Tempat Tidur

Menginap

Ringan tanganlah di mana pun Anda bertamu. Saat kita bertamu ke rumah saudara, teman, atau kerabat, jangan lupa untuk sekedar merapihkan tempat tidur, mencuci piring bekas makan kita sendiri.

Sementara mereka yang kita kunjungi tidak memilik asisten rumah tangga, apalagi bila kita bertamu ke rumah mereka lebih dari tiga hari.

Baca juga:  Bila 1 Saja dari 5 Ciri Ini Ada pada Dirimu, Itu Artinya Kamu Sombong!

Walaupun mereka tidak mengucap dalam kata-kata, barangkali hatinya gerundel.

Yang seharusnya silaturahmi berpahala, karena tuan rumah menggerundel sebab perbuatan malas kita, justru pahala silaturahmi itu bisa jadi akan hilang. Karenanya, ringan tanganlah di mana pun kita berada.

5. Mengisikan Bensin

Isikan Bensin

Setiap orang pasti memiliki kesannya masing-masing dengan teman akrabnya. Entah teman akrab semasa di SD, SMP, SMA, atau di kampus.

Teman akrab selalu mempunyai ruang di hati kita di mana pun kita berada. Kita akan selalu ingat kenangan-kenangan bersamanya di waktu sekolah dulu.

Mungkin ketika sudah berumah tangga pun, kita tentu memiliki teman akrab di lingkungan sekitar rumah kita.

Karena akrab, kita tidak segan meminjam segala sesuatu darinya, termasuk motor atau mobilnya.

Jika teman kita yang baik itu berkenan meminjamkan kendaraannya untuk kepenting pribadi atau keluarga kita, berterima kasihlah paling tidak dengan mengisikan kembali bensin yang telah kita gunakan.

Bila perlu isikan bensin kendaraannya sampai penuh. Jika di kemudian hari kita membutuhkan kendaraannya lagi, pasti hatinya akan legowo untuk meminjamkannya lagi, karena kita tahu diri.

50 %
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
50 %
Surprise

Komentar

Redaksi

Mengabarkan dan menghadirkan berbagai hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik dan netizen dengan pendekatan jurnalisme warga.
Redaksi
Close