Belajar Bahasa Asing Semudah Senyum, Ini 5 Tip dan Triknya dari Sang Polyglot

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Bahasa merupakan alat komunikasi utama. Untuk mengetahui kepribadian sebuah bangsa, harus mengetahui dulu bahasa yang mereka gunakan dalam berkomunikasi.Tetapi tentu muncul pertanyaan. Bagaimana cara memulainya? Apakah dengan kursus yang mahal? Atau mengunjungi negara yang ingin kita pelajari bahasanya?

Untuk menjawab pertanyaan ini, seorang polyglot–istilah untuk mereka yang bisa berbicara dalam berbagai bahasa–Sid Efromovich, memberikan jawaban untuk kita semua. Teknik yang diperlukan, dalam mempelajari bahasa-bahasa asing.

[nextpage title=”1. Make Mistake”]

1. Make Mistake

Menurut Sid, kunci utama dalam mempelajari bahasa, adalah membuat kesalahan. Terdengar aneh memang. Sid menjelaskan bahwa manusia memiliki database bahasa. Sesuatu yang lazim didengar dan disimpan dalam database tersebut.

Maka untuk menambah hal-hal baru, kita harus berani keluar dari database bahasa yang kita miliki.  Menurutnya, ketika mengucapkan sesuatu kata baru, kita harus merasakan ada yang salah dengan kata tersebut. Itu tanda, kita sudah berusaha keluar dari “apa yang kita ketahui”.

[nextpage title=”2. Abaikan Alfabet dalam Bahasa Asing”]

2. Abaikan Alfabet dalam Bahasa Asing

Baca juga:  Motivator Kelas Dunia Ibrahim Elfiky Ajarkan 5 Kunci Bangkit dari Kegagalan

Setelah tahapan pertama terlewati, penting untuk mengkoreksi. Sid menjelaskan bahwa ketergantungan kita terhadap alfabet–terutama alfabet asing–membuat kita kesulitan mengeja. Maka Sid menganjurkan untuk lebih banyak mendengar, kemudian menuliskan apa yang kita dengar, sesuai dengan alfabet yang kita kenali. Ini akan mempermudah kita dalam mengenali bunyi dalam bahasa baru.

[nextpage title=”3. Mencari Partner”]

3. Mencari Partner

Kemudian, penting untuk mencari partner, yang akan memperbaiki kosakata yang kita peroleh, dari dua hal di atas. Setelah memulai dengan belajar membuat kesalahan, lalu memperkaya kosakata dengan mendengar. Carilah partner yang akan memperbaiki kosakata tersebut, baik dari segi tulisan, maupun bunyi- jika masih ada kesalahan dalam pengucapan.

[nextpage title=”4. Shower Conversations”]

4. Shower Conversations

Hal penting selanjutnya adalah praktik, mulai dari bentuk sederhana, seperti percakapan sehari-hari. Sid mengenalkan teknik yang cukup aneh. Ia melakukan percakapan dua arah, sambil mandi. Iya, sambil mandi. Teknik ini, memungkinkan kita untuk melakukan komunikasi dua arah, dan bisa saja kita lakukan saat bercermin, melamun, atau mengerjakan pekerjaan lain.

Komunikasi dua arah menjadi penting. Karena kita tidak hanya bertanya, tetapi juga menjawab. Simpelnya, percakapan dua orang dilakukan oleh satu orang. Teknik yang unik memang. Tetapi akan membantu kita dalam bertanya dan menjawab dalam bahasa tersebut.

Baca juga:  Sebelum Ngeshare, Perhatikan 5 Ciri Situs yang Beritanya Bisa Dipercaya Ini

[nextpage title=”5. Buddy Formula”]

5. Buddy Formula

Langkah terakhir, mencari lawan bicara dengan kemampuan bahasa asing yang baik, terutama native speaker alias penutur asli bahasa tersebut. Setelah terbiasa dengan percakapan, mencari lawan bicara dengan kemampuan bahasa yang sama menjadi penting.

Kesulitan? Tenang. Teknologi sudah menyajikan semuanya. Kita bisa berbincang dengan siapa pun di seluruh dunia, melalui internet. Dan hal ini, menjadikan kemampuan kita semakin terasah? Nah, Tahapan terakhir ini, menjadi pelengkap dari 4 teknik sebelumnya. Maka tunggu apalagi, mari mencoba bersama!

%
Happy
%
Sad
%
Excited
%
Angry
%
Surprise

Komentar

Muhammad Rizky Hamzar

Mahasiswa Universitas Hassan 2 Casablanca, Maroko
Muhammad Rizky Hamzar

Latest posts by Muhammad Rizky Hamzar (see all)

Close