Ajak Orang di Sekitar Anda untuk Tobat dan Keluar dari Khilafah ala HT/HTI

aktivis hti sumber: cnnindonesia
  • 131
  •  
  •  
  •  
    131
    Shares

Dibaca: 114

Waktu Baca2 Menit, 19 Detik

DatDut.Com – Setelah dicabut badan hukumnya, HTI seperti kehilangan jiwa. Badannya tercabut dari rohaninya.

Namun demikian, aktivis HTI tak kehabisan akal mencari format propaganda untuk memasarkan ideologinya.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, berbagai kegiatan HTI tak lagi menggunakan nama HTI tapi diganti khilafah.

Bahkan yang lebih aneh, HTI memberi nama Aswaja pada kegiatan-kegiatannya, juga forum umat Islam, aliasin habaib, dan berdandan ala ulama al-Azhar.

Namun demikian, strategi itu cenderung menghalalkan segala cara. Sebagai contoh, dandanan ulama Al Azhar, padahal yang didandani bukan alumni Al Azhar Mesir.

Melabeli kegiatan dengan Ahlussunnah wal Jamaah, padahal pendirinya sendiri berideologi dan berteologi berbeda dengan akidah umumnya ulama Ahlussunnah wal Jamaah.

Dan, yang paling sulit diterima adalah mereka melabeli kegiatan mereka sebagai Aswaja, padahal Aswaja itu isttilah identik dengan NU.

Atas keprihatinan itu, Ust. Dr. Syarif Hade menyeru agar siapa pun orang-orang di sekitar kita yang sudah mulai termakan propaganda HTI untuk segera diselamatkan. Berikut postingan Ust. Dr. Syarif Hade di fakun acebooknya:

– Ajak Tobat dari Khilafah ala HT/HTI –

Baca juga:  Ketika Ustaz HTI Didandani dan Dijuluki sebagai Ulama Aswaja

Ajak tobat anak, saudara, teman, kolega, tetangga, atau siapa pun yang Anda cintai, yang mulai tersesat di jalan khilafah ala HTI.

Rangkul dan peluk mereka kembali. Mungkin selama ini mereka butuh perhatian dan aktualisasi diri, tapi luput kita penuhi.

Akhirnya mereka diberi ruang aktualisasi diri di HTI dan bahkan kadang diberikan posisi tinggi yang sebetulnya ilusi.

Ajak mereka kembali untuk menggunakan energi membangun dan memajukan umat pada sesuatu yang pasti dan bukan ilusi.

Sampaikan bahwa tak ada satu pun ulama Islam non-HTI yang menyebut khilafah ala HTI itu syariat. Buktinya semua negara Islam melarang HT/HTI. Logika sederhananya, kalau benar syariat, mana mungkin negara-negara Islam berani melarang.

Ajak mereka untuk bergabung menjadi bagian ormas-ormas Islam yang jelas sudah berkontribusi pada Islam dan umat Islam secara nyata bukan cuma wacana, seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Irsyad, Nahdlatul Wathan, Al-Washliyah, dan ormas-ormas lain yang diisi orang-orang yang memang terbukti berkomitmen pada Islam dan bangsa ini.

Karena, siapa pun yang mentrace aktivitas HTI di dunia nyata dan maya, maka akan menemukan bahwa semua yang dilakukan HTI destruktif dan mengancam keberlangsungan negeri. Tak ada kontribusi apa pun yang mereka buat untuk perbaikan, kebaikan, dan kemajuan negeri.

Baca juga:  40 Fakta yang Membantah Propaganda Khilafah ala HTI

Ideologi Khawarij lebih kental disandang mereka karena mereka ingin mengganti sistem tanpa melalui prosedur konstitusional. Mereka kalau didiamkan akan menjadi benih-benih bughat.

Meskipun belakangan mereka gemar sekali memanipulasi identitas sebagai Aswaja, padahal mereka jelas-jelas bukan Aswaja (silakan baca tulisan-tulisan saya soal ini di beberapa postingan sebelum ini).

Sekali lagi, rangkul mereka dan ajak tobat dari kesesatan khilafah ala HTI. Kalau tak mau, ajak lagi. Kalau masih tak mau, ajak lagi. Dan kalau sudah tiga kali diajak tapi tetap tak mau, maka tugas kita sudah selesai. Selanjutnya biar Allah saja yang menyadarkannya atau menghukumnya.

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Redaksi
  • 131
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *