Ahok Layak Dituntut Hukuman Berat, JPU Punya Alasan Kuat

  •  
  •  
  •  
  •  

DatDut.Com – Hari ini Senin 17 April 2017 semestinya sidang Basuki Thahaja Purnama alias Ahok ke-19 dengan agenda pembacaan pledoi oleh Ahok dan penasehat hukumnya, jika jadwalnya normal sesuai kesepakatan dalam sidang-sidang sebelumnya.

Sayangnya dalam sidang ke-18 hari Selasa lalu (11/4) Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta pembacaan tuntutan ditunda dengan berbagai alasan. Majelis Hakim akhirnya memutuskan sidang berikutnya Kamis 20 April 2017 dengan agenda pembacaan tuntutan JPU.

Terlepas dari kontroversi penundaan sidang yang lalu, masyarakat harus tetap mengawasi sidang ini. Soal pilkada DKI Jakarta tidak ada urusan dengan sidang ini, sekalipun Ahok yang berstatus TERDAKWA juga salah seorang calon gubernur.

Aneh memang, TERDAKWA masih bisa jadi calon Gubernur. Apa pun itu, kita sebagai rakyat yang hidup di negara hukum punya kewajiban mengawal setiap tindakan pidana agar diproses hukum secara benar.

Baca juga:  (Lagi) Ribuan “Korban” Status Hoax tentang PKI di Manado! Anda Salah Satunya?

JPU sangat mungkin untuk menuntut Ahok dengan hukuman berat. Hukuman maksimal 5 (lima) tahun penjara sesuai pasal 156a huruf a KUHP. Bukti utama video pidato Ahok 27 September 2016 di Kepulauan Seribu sudah tak terbantahkan. Video itu sudah diakui Ahok sendiri.

Diperkuat saksi fakta Lurah Pulau Panggang, seorang pegawai Kominfo DKI yang merekam kejadian itu dan satu orang nelayan yang hadir di acara itu. Bahkan lebih diperjelas oleh saksi yang dihadirkan Ahok, yaitu Bambang Waluyo Wahab seorang politisi Golkar yang juga hadir di acara 27 September 2016 tersebut. Bambang dengan jelas menyebut kalimat Ahok “…dibohongi pakai al maidah 51…” benar adanya.

Bukti video itu juga diperkuat oleh bukti-bukti pendukung lainnya. Ada video Ahok di Partai Nadem, wawancara Ahok di Al Jazera, wawancara Ahok di Balai Kota, Buku Ahok berjudul “Merubah Indonesia”. Ada juga bukti-bukti media online dan lain-lain.

Baca juga:  "Wifi Al-Maidah 51 dan Password Kafir" Bukti Ahok Menista Alquran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *