Ini 5 Mursyid Tarekat Terkemuka di Indonesia

  • 172
  •  
  •  
  •  
    172
    Shares

DatDut.Com – Dalam literatur Islam, kita mengenal istilah syariat, tarekat, dan hakikat. Syariat bagaikan perahu, tarekat bagaikan laut, dan hakikat bagaikan mutiara yang berada di dalam laut tersebut, sebagaimana disampaikan oleh Syaikh Najmuddin al-Kubra yang dikutip dari laman islam.ru. Oleh karena itu, urutan tersebut harus diperhatikan betul oleh setiap muslim.

Seseorang yang telah mengetahui hukum-hukum fikih terkait ibadah wajib maupun sunah sehari-hari secara baik, dianjurkan untuk mengikuti salah satu tarekat tertentu yang biasanya langsung dibimbing oleh mursyid.

Indonesia memiliki banyak tarekat yang satu sama lain memiliki tatacara ritual berbeda-beda. Beberapa tarekat yang terkenal di Indonesia di antaranya adalah Tarekat Qaidiriyah Naqsyabandiyah dan Tarekat Syadziliyah. Berikut 5  ahli tarekat Indonesia:

1. Kiai Mustaqim bin Husain

Kiai Mustaqim bin Husain merupakan salah satu Mursyid Tarekat Syadziliyah yang hidup di masa penjajahan Jepang. Beliau merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Pesulukan Toreqot Agung (PETA) Tulungagung, Jawa Timur, sebagaimana dikutip dari kabarindonesia.com.

Baca juga:  Imam Besar Masjid Istiqlal Liberal? Baca 5 Penjelasan Ini

Beliau merupakan ulama yang lahir pada tahun 1901 dan wafat pada tahun 1970, sebagaimana dikutip dari iain-tulungagung.ac.id.

2. Abah Anom

Abah Anom merupakan pengasuh Pondok Pesantren Suryalaya, Ciamis, Tasikmalaya. Selain itu, beliau merupakan mursyid Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah yang berpusat di Tasikmalaya. Sebagaimana diliris dari suryalaya.org, Abah Anom memiliki nama asli A. Shohibul Tajul Arifin.

Beliau merupakan putra kelima Syaikh Abdullah bin Nur Muhammad. Beliau lahir pada 1 Januari 1915 di Cimais, Tasikmalaya. Beliau wafat pada Selasa (6/9/2011) sebagaimana dikutip dari berita8.com.

3. Kiai Asrori

Beliau memiliki nama panjang Asrori Al-Ishaqi. Sebagaimana dikutip dari sarkub.org, beliau ulama Kedinding Lor, Surabaya yang lahir pada 17 Agustus 1951, dan wafat pada 18 Agustus 2009.

Baca juga:  Muhammad Kusrin, Lulusan SD Perakit TV, Ini 5 Fakta Kasusnya

Beliau mewariskan Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah dari ayahnya, Kiai Usman Al-Ishaqi, Pengasuh Pesantren Al-Fithrah.

4. Habib Luthfi

Beliau merupakan ulama Pekalongan yang memiliki nama lengkap Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya. Beliau biasa dikenal dengan panggilan Habib Luthfi.

Redaksi

Redaksi

Mengabarkan dan menghadirkan berbagai hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh publik dan netizen dengan pendekatan jurnalisme warga dan sudut pandang yang khas nan unik.
Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *