Ini 5 Upaya Pencurian Jasad Nabi Muhammad Saw yang Tercatat Oleh Sejarah

  • 14
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares

1. Masa al-Hakim Biamrillah al-‘Ubaidiy (Bagian 1)

Kisah pencurian jasad Nabi Muhammad ditulis oleh Muhammad Ilyas ‘Abdul Ghani, penulis buku tentang sejarah Masjid Nabawi. Dalam buku itu ia menulis tentang percobaan pencurian pertama dilakukan pada masa Raja Fathimiyah, al-Hakim Biamrillah al-‘Ubaidiy.

Meskipun al-Hakim beragama Islam, namun ia menyimpang dari ajaran Islam yang benar, sehingga Rakyat Mesir tidak bisa tidur tenang pada masa pemerintahannya.

Ketika itu seorang zindiq mengusulkan kepadanya agar mencuri jasad Nabi. Hal ini dilakukan untuk menarik perhatian manusia kepadanya dan negerinya. Dengan menghadirkan jasad Nabi Muhammad ke Mesir, maka negeri ini akan menggantikan Madinah. Kemudian ia berencana memerangi rakyatnya.

Baca juga:  Di Mana Posisi Indonesia pada Konflik Iran-Arab Saudi? Ini 5 Ulasannya

Tapi Allah SWT tidak tinggal diam dengan rencana jahat tersebut. Bagi-Nya sangat mudah dalam menggagalkan upaya Raja al-Hakim.

Pada malam rencana itu dijalankan, ternyata Allah mengirimkan angin ke Madinah, dan hampir bumi tergoncang karena kuatnya angin itu. Hal ini menjadi penghalang tujuan para penjahat tersebut.

Muslihin, Lc.

Muslihin, Lc.

Alumni Universitas Imam Syafi'i Mukalla Hadramaut Yaman. Anggota Bahtsul Masail PCNU Kab. Grobogan. Alumni Pon Pes Al-Ma'ruf Bandungsari, Pon Pes Al-Maymun Kauman Klambu Grobogan.
Muslihin, Lc.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *