Ini 5 Pelayan Setia Nabi Muhammad Saw. yang Harus Anda Tahu

  • 108
  •  
  •  
  •  
    108
    Shares

Dibaca: 15857

Waktu Baca1 Menit, 49 Detik

DatDut.Com – Muhammad Saw. sebagai sosok Nabi yang memiliki kesempurnaan akhlak tentu menjadi panutan umat Islam seluruh dunia. Siapa pun senang bergaul dengannya. Bahkan, tidak jarang para sahabat ingin menjadi pelayan Nabi Muhammad Saw. Namun, tidak semuanya memiliki kesempatan tersebut.

Sejarah mencatat bahwa Pelayan Nabi Muhammad Saw. memiliki tugas masing-masing dalam membantu keseharian Rasulullah. Tugasnya pun bermacam-macam. Paling tidak, 5 sahabat ini meninggalkan sejarah bagaimana caranya kita menghormati orang yang kita muliakan, seperti guru, kiai, dan dosen. Berikut uraiannya:

1. Anas bin Malik

Ibnu Asir dalam karyanya, Usudul Ghabah fi Ma’rifatis Shahabah, menyebutkan bahwa Anas bin Malik, putra Ummu Sulaim, menjadi sekertaris pribadi Rasulullah selama sekitar 10 tahun.

Ibunya menitipkan Anas pada saat ia masih berusia 8 tahun. Nabi mendoakannya memiliki banyak harta dan anak. Konon, Anas memiliki 80 anak lelaki dan dua orang perempuan.

Baca juga:  Sosok Penggubah Syiir Tanpa Wathon yang Selama Ini Dianggap Karya Gus Dur

2. Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslami

Rabi’ah bin Ka’ab merupakan salah satu Ashhabus Shuffah yang setia melayani Nabi Muhammad Saw. Karena keterbatasan teknologi waktu itu, sehingga belum ditemukan sanyo, Ibnu Asir menyebutkan bahwa Rabi’ah biasa membantu Nabi dalam mengambilkan air wudu.

3. Abdullah bin Mas’ud

Fenomena merapihkan sandal yang dilakukan sebagaian santri merupakan salah satu bentuk memulaikan guru atau kiai.

Sahabat Nabi, Abdullah bin Mas’ud, juga selalu melakukan hal tersebut. Ia biasa memakaikan dan mencopot kedua sandal Nabi. Sehingga ia mendapat julukan shahibu na’laih.

Selain itu, dia juga sahabat kepercayaan Rasulullah. Setiap kali wahyu turun, Abdullah bin Mas’ud diperintah menghafal ayat tersebut, sebagaimana disebutkan Imam Nawawi dalam Tahdzibul Asma wal Lughat.

4. Uqbah bin Amir

Bigal (hewan peranakan kuda dengan keledai) itu salah satu kendaraan yang ditunggangi Nabi. Seperti halnya Abdullah bin Mas’ud, Uqbah bin Amir juga memiliki julukan khusus, yaitu shahibu baghlatihi.

Ia bertugas menuntun bigal yang dinaiki Nabi saat bepergian kemanapun, sebagaimana disebutkan Imam Nawawi dalam Tahdzibul Asma wal Lughat.

5. Ummu Aiman

Ummu Aiman wanita berkebangsaan Ethiopia (Habasyah) ini merupakan budak yang dimerdekakan Abdullah, Ayah Rasulullah Saw.

Baca juga:  Ahmad Dhani dan Iman, Obati Kekecewaan Masyarakat pada Para Musisi yang Terbeli Oleh Istana

Ummu Aiman salah satu orang yang berjasa dalam merawat Nabi dari kecil hingga dewasa. Umur tidak ada yang menyangka, Rasulullah justru wafat lima bulan lebih dulu dari Ummu Aiman, sebagaimana disebutkan dalam Usudul Ghabah.

 

2 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
100 %
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

Redaksi
  • 108
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *